Sudahkah Cita-cita Bangsa ini Tercapai? Bagaimana Pendapat & Upaya mu?


Lima Sila pada Pancasila dibangun untuk mewujudkan cita-cita sebuah negara diantaranya adalah sila kelima yang berbunyi “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”.Namun cita-cita tersebut nampaknya belum sepenuhnya terwujud, Bagaimana tidak kedatangan TKA dari Cina ke Indonesia membuat rakyat Indonesia iri.

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2020/05/18/15104271/komisi-iii-dpr-kedatangan-500-tka-china-buat-warga-iri-karena-tidak

Tentu fenomena ini sangat melukai hati masyarakat Indonesia, karena di saat kita kesulitan mencari lapangan pekerjaan, disaat itu juga kita harus bersaing dengan tenaga asing yang masuk di negara kita.

Saat ini rakyat Indonesia sedang menunggu janji kampanye dari pemimpin kita. Adapun janji Jokowi-Amin di bidang ketenagakerjaan tercantum dalam Misi poin 2 mengenai Struktur Ekonomi yang Produktif, Mandiri, dan Berdaya Saing. Sebagaimana dilansir dari https://www.cnbcindonesia.com/news/20191020094552-4-108397/menolak-lupa-mau-dilantik-ini-janji-kampanye-jokowi-amin yang menyatakan bahwa Misi ketenagakerjaan tersebut selanjutnya dijabarkan dalam butir 2.6 yakni Mengembangkan Reformasi Ketenagakerjaan.
Apakah rasa iri dari rakyat ini yang disebut dengan Reformasi Ketenagakerjaan? Tentu saja bukan itu, kami yakin bahwa pemimpin kita tidak lupa dengan janjinya, dan kami masih menunggu janji itu.

Masih dalam topik yang sama, yaitu tentang ketenagakerjaan, saat ini beredar kabar dari https://www.pikiran-rakyat.com/ekonomi/pr-01381177/proyeksi-bappenas-penduduk-miskin-tahun-2020-bertambah-2-juta-orang bahwa “Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memproyeksikan bahwa jumlah pengangguran di Indonesia akan bertambah 4,22 juta orang pada 2020 akibat pandemi”

Problem solving dari isu sosial tersebut tentu perlu terus digalakkan. Hal ini bukan saja tanggungjawab pemerintah pusat, namun ini menjadi tanggungjawab kita bersama untuk menyelesaikan persoalan kesejahteraan rakyat di Negeri ini dengan berlandaskan ideologi bangsa.

Tuntutan untuk mandiri seperti yang tercantum dalam janji kampanye poin ke-2 tersebut mengharukan setiap warga Indonesia berdaya agar bisa mandiri. Dalam hal ini tentu sebagai rakyat Indonesia, khusus nya anak muda memiliki tugas bersama.

Berdasarkan fenomena tersebut, saya ingin mengajak anak muda untuk bergerak bersama-sama:

  1. Mari membangun Negara kita tercinta ini.
  2. Mari anak muda kita bangkit dan satukan tekad kita untuk Indonesia berjaya.
  3. Mari berprestasi di bidang yang kita kuasai atau kita senangi.
  4. Mari bergerak menuju perubahan di masa depan yang gemilang.
  5. Jangan berhenti melangkah apalagi mundur, karena masa depan Indonesia ada di tangan kita wahai anak muda.

Anak muda Indonesia, apa pendapat mu dan apa yang akan kamu lakukan atas fenomena ini? Tulis jawaban nya di kolom komentar. Saya tunggu aspirasi mu wahai anak muda.

Terimakasih telah meluangkan waktu untuk membaca dan memberikan komentar.

Diterbitkan oleh Dia Atin

Berbagai ilmu itu indah & mendatangkan berkah.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai