7 SIFAT UMUM PENYANDANG DISABILITAS


Siapa yang tak ingin terlahir sempurna dan memiliki kedua orang tua yang kaya raya. Nikmat sekali rasanya, itu adalah dambaan bagi setiap orang. Namun tak semua orang seberuntung itu, bagi kita yang terlahir dengan anggota tubuh yang lengkap dan memiliki indra yang berfungi secara sempurna merupakan suatu hal yang biasa. Lalu bagaimana dengan mereka yang terlahir tak sempurna? ya.. Mereka seseorang penyandang disabilitas, orang yang mengalami gangguan pada anggota gerak dan penginderaan.

Mendapati keadaan diri dengan disabilitas serta fasilitas mewah dari kedua orang tua tentu dapat sedikit memudahkan, setidaknya keterbatasan yang ada dapat diatasi dengan bantuan dari tekhnologi, namun rasa minder itupun masih tetap ada. Sementara itu, seorang disabilitas lainnya yang berasal dari keluarga kurang berada, cukup puas dengan diterimanya ia di lingkungan tempat tinggal nya. Tapi, ironisnya tidak semua orang di lingkungan nya bisa menerima dan tak jarang justru menjadikan nya sebagai bahan bullyan.

Betapa kacau perasaannya, ia harus menanggung derita lahir dan batin. Derita yang disebabkan oleh apa yang telah ditetapkan untuk nya, yang sama sekali bukan kesalahan nya. Tak ada yang ingin terlahir dengan kondisi disabilitas. Dan saya telah merangkum keluhkan serta harapan nya untuk bisa bebas berpartisipasi di lingkungan sosial seperti ini, “kenapa sih orang-orang seperti kami harus diperlakukan seperti ini (maksudnya di bullying dan memperoleh perlakuan tidak selayaknya orang pada umumnya), apa mereka gak tau kalau ini (kondisi disabilitas yang dialami) adalah pemberian Tuhan, kalau mereka mengejek kami berarti mereka mengejek Tuhan yang telah menciptakan kami. Lagian siapa yang mau terlahir seperti ini, kami juga gak mau seperti ini. Kalau mereka tau kami disabilitas gak perlu lah bersikap seperti itu”.

Beberapa bulan lalu di apartemen aku menemui seorang wanita disabilitas netra, dan aku berinisiatif untuk membantunya berjalan dengan merangkul pinggangnya. Sontak ia berkata padaku dengan lembut “cara membantu disabilitas netra berjalan itu dengan menaruhkan tangannya (penyandang disabilitas) di lengan kita seperti ini”, dengan santun ia mempraktikkan nya pada ku. Seketika aku ingin mengetahui lebih lanjut mengenai sifat-sifat umum yang biasanya dimiliki oleh penyandang disabilitas. Dan inilah 7 sifat umum penyandang disabilitas yang berhasil ku ketahui selama aku bergaul bersama mereka:

1. Tidak mudah terbuka

Penyandang disabilitas tidak mudah mengungkapkan kondisi terburuknya, mereka lebih senang memendan perasaannya, sebab ia merasa bahwa kelahirannya di muka bumi adalah kesalahan nya. Terlahir dalam kondisi yang tidak sempurna membuatnya berasumsi bahwa ia telah mempermalukan serta membebani kedua orang tua, maupun saudara nya. Meski ia tidak mudah untuk bisa terbuka dengan orang lain, namun mereka sangat menginginkan bahwa keberadaan nya diakui.

2. Tidak pernah mengharapkan pamrih

Mereka akan sangat senang apabila bisa bermanfaat bagi orang-orang di lingkungan nya. Dan satu hal yang amat penting, mereka tidak pernah mengharapkan pamrih atas apa yang diperbuatnya.

3. Tidak mudah berbuat kasar

Berkomunikasi dengan seorang disabilitas tidak lah sama dengan orang pada umumnya, kita diwajibkan memiliki pengetahuan tentang bahasa tubuh atau bahasa nonverbal. Sebab, jika mereka mendapati keadaan yang tidak menyenangkan, mereka jarang mengucapkan perkataan yang kasar kepada lawan bicaranya. Ia tahu betul bagaimana rasanya di perlakukan kasar atau menerima kata-kata kasar, oleh karena itu ia tak pernah berlaku kasar terhadap orang lain. Penyandang disabilitas biasanya menunjukkan ekspresi nya melalui bahasa tubuh.

4. Memiliki rasa empati dan loyalitas yang tinggi

Selain tidak pernah berlaku kasar, seorang disabilitas juga memiliki rasa empati dan loyalitas yang tinggi, sebab ia merasa sering merepotkan orang lain. Oleh karenanya ia ingin juga bermanfaat bagi orang lain.

5. Tidak percaya diri

Sifat ini hampir dimiliki oleh semua penyandang disabilitas, namun di era digital seperti saat ini yang dapat memudahkan dan menutupi ketidakmampuan nya, seorang disabilitas banyak yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi dalam beberapa hal. Namun demikian, ada saja hal yang membuatnya merasa minder atau tidak percaya diri, terutama jika ia berada di lingkungan baru.

6. Berjiwa besar

Kerap mengalami perlakuan bullying bukan berarti mengecilkan jiwanya. Seorang disabilitas umumnya mengerti apa yang harus ia lakukan agar tidak berlarut-larut dalam keterpurukan. Seorang disabilitas umumnya memiliki ketrampilan mengelola spiritual yang baik. Kemampuan ini biasanya diperoleh secara otodidak maupun dari psikolog.

7. Memiliki insting yang tajam

Insting seorang disabilitas amatlah tajam, kemampuan bawaan lahir ini semakin tajam seiring pertumbuhannya. Tak heran mereka seolah memiliki sistem imun atau kemampuan yang super untuk melindungi dirinya sendiri.

Nah,, itu dia 7 sifat yang umumnya dimiliki oleh para penyandang disabilitas. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat, terimakasih telah membaca hingga usai dan semoga harimu menyenangkan.

Diterbitkan oleh Dia Atin

Berbagai ilmu itu indah & mendatangkan berkah.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai