Aku Tergantung Prasangka Hamba Ku


Pernah dengar tidak bahwa jika kekuatan pikiran dapat mempengaruhi serangkaian peristiwa yang akan terjadi? Misalnya:

Peristiwa A

Jika kamu bangun dipagi hari dengan kondisi kesal karena kesiangan, kemudian merasa bahwa ini adalah hari yang sial, maka selama satu hari penuh kamu akan mengalami kesialan-keselialan lainnya.

Peristiwa B

Jika kamu merasa bahwa hari ini adalah hari yang keberuntungan, karena kamu dapat bangun lebih awal dari sebelumnya, sehingga dapat mempersiapkan diri untuk pergi ke kantor atau sekolah tanpa terburu-buru, maka selama satu hari penuh kamu akan mengalami keberuntungan-keberuntungan lainnya.

Nah kedua peristiwa tersebut terjadi tak lepas dari teori dari kalamullah yang berbunyi “aku tergantung prasangka hamba Ku” yang berarti Allah SWT (Tuhan) menetapkan suatu keadaan kepada seseorang itu tergantung dari apa yang difikirkan dan di yakini oleh seseorang tersebut.

Nah… Sementara analogi ilmiah nya adalah hukum tarik menarik antara diri seseorang dengan alam. Maksudnya seseorang memiliki fikiran yang positif terhadap sesuatu hal maka lingkungan nya akan memberikan hal yang positif pula, begitupula sebaliknya.

Menurut pandangan awam dari peristiwa A dan B tersebut yang membuat ia beruntung maupun bernasib sial adalah hari yang dia anggap keberuntungan maupun kesialan, sementara menurut teori kalamullah dan jika di pandang dengan analogi ilmiah runtutan nya adalah:

Peristiwa A: Seseorang berfikir negatif (hari yang sial), kemudian Allah / alam mendapatkan magnet negatif dari orang tersebut, akhirnya Allah / alam memancarkan kembali hal yang negatif (hari yang benar-benar sial) pada seseorang tersebut.

Peristiwa B: Seseorang berfikir positif (hari yang keberuntungan), kemudian Allah / alam mendapatkan magnet negatif dari orang tersebut, akhirnya Allah / alam memancarkan kembali hal yang positif (hari yang benar-benar beruntung) pada seseorang tersebut.

Wah wah… rupanya fikiran kita ini bagaikan daya magnet bagi lingkungan kita. Yang berarti fikiran kita dapat membuat lingkungan mendukung kita atau sebaliknya, tergantung apakah kita akan menarik menggunakan sisi kutub yang sama atau dari kutub yang berbeda.

Dalam magnet memiliki dua kutub (kutub utara dan selatan), jika kutub yang sama (utara dengan utara atau selatan dengan selatan) dipertemukan maka kedua magnet tersebut akan saling berjauhan, hal ini sama halnya dengan fikiran negatif yang menimbulkan gejala alam berupa penolakan untuk mendukung aktivitas kita (dampaknya bisa disebut kesialan).

Apabila kedua kutub magnet yang berbeda dipertemukan (utara dengan selatan atau selatan dengan utara), maka kedua magnet ini akan saling bertautan, hal ini seperti fikiran positif yang menimbulkan gejala alam berupa suport untuk mendukung aktivitas kita (dampaknya bisa disebut keberuntungan).

Hemb… menarik sekali bukan? Apakah kamu pernah mengalami peristiwa yang serupa, seperti peristiwa tersebut? Lalu bagaimana setelah kamu mengetahui fakta ini? Apakah kamu sudah siap untuk mengendalikan fikiran mu? Apakah kamu merasa tertantang untuk bisa mengendalikan fikiran positif setiap hari agar selalu memperoleh keberuntungan setiap hari? Tulis jawabannya di kolom komentar ya.


Terimakasih telah membaca hingga usai. Barakallah: semoga Allah SWT memberkahi mu. 🙏

Diterbitkan oleh Dia Atin

Berbagai ilmu itu indah & mendatangkan berkah.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai