Indonesia adalah negara merdeka yang menganut sistem politik demokratis. Oleh karenanya para diplomatis, aktivis dan mereka yang sinis bebas berbicara untuk mengeluarkan pendapatnya. Mereka sinis dengan hidup kita, berarti kehidupan kita jauh lebih baik dari kehidupannya.
Islam mengistilahkan mereka yang sinis mengidap penyakit hati spesialis iri dengki. Yah,, benar sekali diantara gejalanya adalah, senang melihat kita yang susah dan susah ketika melihat kita yang senang. Apakah kamu memiliki gejala tersebut? Saya rasa tidak ya.
Bagaimanapun sikap mereka yang sinis maupun iri dengki, mengumpat hingga menghibah alias banyak berbicara soal kehidupan kita, biarkan saja, itu adalah hak mereka untuk berbicara.
Kita juga memiliki hak untuk mendengarkan atau tidak mendengarkan. Tapi yang pasti, hidup ini tak akan berhenti walau mereka sering mencaci. Oleh karena itu kita gunakan saja ilmu masa bodok ajaran sang guru besar Habib Riziek Sihab. Masa bodok orang mau berbicara apa.
Hidup punya kita dan mereka bebas berbicara. Kita tak akan peduli dan berhenti dari langkah kami. Langkah menuju Ridho Illahi Robbi.
Melakukan tindakan yang serupa dalam rangka balas dendam dalam Islam tidak dibenarkan. Justru berbuat baik dengan mereka yang dzolim (alias berbuat aniaya) adalah anjuran dari agama Islam.
Mudah-mudahan perbuatan baik kita terhadap mereka bisa menghentikan mereka untuk tidak lagi berbicara mengenai hidup kita. Jika tidak, katakan saja “Hidup punya kita dan mereka bebas berbicara”. Yang terpenting kita tidak berhenti berkarya hanya karena pembicaraan mereka.
Terimakasih telah membaca hingga usai. Barakallah: semoga Allah SWT memberkahi mu. 🙏