Ketika fajar Bilal mengumandangkan adzan, usai itu ia dan para sahabat menunggu Rasulullah SAW untuk mengimami sholat subuh mereka. Cukup lama mereka menunggu hingga akhirnya Rasulullah SAW pun tiba.
Rasulullah SAW menyelesaikan sholat subuh itu dengan cepat dengan bacaan surat Al Quran yang tidak panjang. Usai sholat Rasulullah SAW meminta para sahabat untuk tidak bergegas meninggalkan masjid. Lalu ia memberitahu apa yang telah membuatnya tak kunjung datang saat adzan telah di kumandangkan. Para sahabat pun menyimak dengan seksama berharap mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di kepala mereka perihal Rasulullah SAW kesiangan.
Rasulullah SAW bercerita, bahwa saat ia melaksanakan sholat malam ia diserang oleh rasa kantuk yang teramat sangat. Hingga ia memutuskan untuk tidur kembali. Saat ia tidur ia bermimpi berjumpa dengan Allah SWT, hingga membuat ia menggigil kedinginan saat kedua pundaknya dipegang oleh Nya.
Sahabat pun bertanya, “lalu apa gerangan yang di Firmankan oleh Nya ya Rasulullah SAW”. Kemudian Rasulullah SAW pun menjawab dengan runtut percakapannya dengan Allah SWT usai saling menyapa, sebagai berikut:
Allah SWT: Ya Rasulullah SAW tahukah kamu perihal apa yang sedang ramai diperbincangkan di langit (oleh para malaikat) saat ini?
Rasulullah SAW: Hamba tidak tahu ya Rabb.
Dan pertanyaan ini diulangung sebanyak 3x, namun jawaban Rasulullah SAW tetap sama, hingga Allah SWT menjawabnya:
Allah SWT: mereka sedang membicarakan tentang amalan penghapus dosa.
Rasulullah SAW: apakah amalan itu ya Rabb?
Allah SWT: Melangkahkan kaki menuju masjid untuk melaksanakan sholat berjamaah, berdiam diri di masjid usai sholat untuk berdzikir dan mengingat Allah SWT, dan tetap menyempurnakan wudhu meski cuaca dingin maupun panas.
Kemudian Rasulullah SAW bertanya kembali kepada Allah SWT:
Rasulullah SAW: kemudian hal apa lagi ya Rabb?
Allah SWT: Kemudian tentang amalan yang dapat mengangkat darjat manusia.
Rasulullah SAW: amalan apa itu ya Rabb?
Allah SWT: menyantuni fakir miskin, berkata lemah lembut kepada orang lain dan mengerjakan sholat malam saat kebanyakan orang terlelap.
Kemudian Allah SWT memberiku permintaan yang sudah pasti akan ia kabulkan.
Rasulullah SAW pun meminta:
Ya Allah aku mohon kepada Mu segala kebaikan (perbuatan baik), kekuatan meninggalkan kemungkaran, mencintai fakir miskin, dan Engkau senantiasa mengampuni dan merahmati ku. Jika Engkau menghendaki suatu cobaan pada suatu kaum, jagalah diriku agar terhindar dari fitnah. Aku mohon kemampuan untuk mencintai-Mu, mencintai orang-orang yang mencintai-Mu, serta amal-amal yang mendekatkan pada kecintaan-Mu.
Usai bercerita Rasulullah SAW bersabda: “ini adalah kebenaran makan pelajarilah dan ajarkan lah kepada orang lain“.
Subhanallah, ini sungguh pelajaran berharga dari Baginda Rasulullah SAW bagi para sahabat dan tentunya bagi kita semua, sebagai umat manusia.
Terimakasih telah membaca hingga usai, semoga bermanfaat dan menginspirasi. Barakallah: semoga Allah SWT memberkahi mu. 🙏