Dikutip dari Husnul Khatimah, Tebet, AYOJAKARTA.COM: Rabu, 27 Januari 2021. Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbanyak di Dunia, kemudian disusul oleh India, Pakistan, Bangladesh, Nigeria, Mesir, Iran, Turki, Algeria dan Irak.
Indonesia dengan keberagaman agama, suku, budaya, etnik dan bahasa dipersatukan dengan semboyan “bhinneka tunggal ika” frasa ini berasal dari bahasa Jawa Kuno yang artinya adalah “Berbeda-beda tetapi tetap satu”. Semboyan tersebut dibuat untuk menegakkan rasa toleransi dari keberagaman yang ada di Indonesia.
Adapun sikap toleransi ialah sikap menghargai pendapat atau pemikiran orang lain yang berbeda dengan kita, serta saling tolong-menolong antar sesama manusia atau hidup saling berdampingan tanpa memandang suku, ras, agama, dan antar golongan.
Islam sendiri telah mengatur masalah toleransi sebagaimana Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
يٰۤاَ يُّهَا النَّا سُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَآئِلَ لِتَعَا رَفُوْا ۗ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَ تْقٰٮكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ
“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti.”
(QS. Al-Hujurat 49: Ayat 13)
Sebanyak 219.960.000 jiwa dari 271.349.889 jiwa penduduk Indonesia memeluk agama Islam dan meyakini Al-quran sebagai rukun iman yang ketiga, dengan demikian masyarakt Muslim Indonesia menjadi pelaku penegak toleransi yang paling besar di Negeri ini, mengingat frasa bhinneka tunggal ika memiliki korelasi dengan QS. Al-Hujurat 49: Ayat 13.
Jika sebagian besar penduduk Indonesia telah menegakan toleransi keberagaman tentu hal tersebut juga akan mudah ditegakkan oleh 51,389,889 jiwa penduduk non-muslim yang setiap harinya hidup berdampingan dengan penduduk muslim, sebagaimana hasil dari penelitian dari Stanford Prison Experiment yang menunjukkan bahwa lingkungan menjadi faktor penentu seseorang dalam berperilaku.
“Ini cara saya untuk merawat kebersamaan, toleransi, dan keberagaman. Bagaimana cara kamu? Kabarkan/sebarkan pesan baik untuk MERAWAT kebersamaan, toleransi, dan keberagaman kamu dengan mengikuti lomba “Indonesia Baik” yang diselenggarakan KBR (Kantor Berita Radio). Syaratnya, bisa Anda lihat di sini.”