Dia adalah nama panggilan ku, sebuah nama yang jauh berbeda dengan nama asliku (To’atin). Aku yang kini menginjak usia 26 tahun telah berhasil menerbitkan 3 buku antologi dalam 5 bulan terakhir. Hobi menulisku telah ada sejak aku duduk di bangku perkuliahan. Setelah lulus dari UIN Raden Intan Lampung pada Juni 2019 silam kegemaran menulisku mulai menyala. Bermula dari menulis blog, menulis buku antologi hingga bermimpi menjadi penulis terkenal suatu hari nanti.
Sebagian orang menganggap ku gila, karena mimpi ku yang ketinggian, aku dianggap suka tidak berkaca pada keadaan. Namun aku percaya setiap mimpi yang diperjuangkan akan menjadi kenyataan, seperti halnya semboyan hidupku yang ku kutip dari QS. Ar-Ra’d ayat 11 “sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, hingga ia berusaha merubahnya sendiri”. Beberapa tahun yang lalu aku bermimpi untuk menjadi seorang Sarjana, itu tampak sangat mustahil untuk anak buruh tani seperti ku, namun kini kau sudah tahu teman bahwa aku telah mewujudkan impian itu, karena kerja keras serta usaha ku.
Aku hampir lupa memberitahu bahwa aku lahir pada 15 Maret 1995 di tengah keluarga sederhana. Ayahku seorang buruh tani dan ibuku seorang Ibu rumah tangga. Mereka berdua adalah sosok paling berjasa dalam hidup ku. Untuk sedikit mengapresiasi jasa mereka, aku selalu ingin menjadi yang terbaik dalam kebaikan. Aku ingin keduanya bangga memiliki anak seperti ku. Semoga aku bisa menjadi seperti itu, karena aku sadar walau sebanyak apapun pengabdian ku di sisa umur mereka itu takkan pernah bisa membalas jasa-jasa mereka.