Sudah berusaha baik tapi tak diakui
Merasa sombong dan memiliki lebih dari orang lain adalah suatu petaka yang dapat mematikan karakter baik mu, oleh karena nya: Jadilah seperti magnet negatif yang selalu merasa mins atau kurang sehingga ia menarik segala hal yang positif; kurang pinter sehingga ia menggali dan memperkaya ilmu, kurang paham sehingga ia banyak bertanya kepada siapapun, kurang kaya sehingga ia rajin bekerja, kurang taat sehingga ia selalu mendekatkan diri kepada sang Pencipta, kurang temen sehingga ia bergaul dengan siapa pun, dan lain sebagainya.
Kurang Gaul
Merasa minder atau insecure untuk bergabung ke lingkungan di sekitar mu, merasa bahwa mereka semua angkuh dan sombong, atau merasa bahwa tak ada yang ingin berteman dengan mu.
Coba cek dan tanyakan ke dirimu sendiri: Apakah kamu welcome kepada mereka? Apakah kamu benar tidak menutup diri terhadap lingkunganmu? Apakah kamu sudah siap untuk bergaul di lingkungan mereka?
Jika iya maka: jangan tunggu waktu yang tepat untuk bergaul di lingkungan mu, tapi cobalah beranikan dirimu untuk bergabung dengan mereka terlebih dahulu.
Karakter dalam Perumpamaan Air
Air tawar itu memiliki rasa yang netral, sementara air laut memiliki rasa yang asin dan air payau gabungan dari keduanya.
Jika air ini adalah suatu gambaran untuk menunjukkan karakter seseorang sehingga ada ungkapan yang mengatakan bahwa “air laut itu rasanya asin” Yang menggambarkan seseorang selalu mengatakan bahwa dirinya adalah baik, maka:
“Aku adalah air tawar yang ikhlas di sebut air payau karena aku bukan air laut”.
Aku adalah seseorang yang ikhlas dikatakan sebagai orang yang baik ataupun orang yang buruk karena aku bukan orang yang suka melegalkan diri sebagai orang yang baik.
Ikhlas dalam Menerima Cacian & Beragam Prasangka
Aku sudah terbiasa dipuji apalagi dihina, dicap buruk, sampai difitnah pun juga pernah. Memang betul,, sakit rasanya, tapi tak mengapa. Marah balik kepada mereka bukanlah pilihan ku. Sebab dengan begitu apa bedanya aku dengan mereka. Aku hanya tau bahwa:
Bunga mawar memang kecil & rapuh, berbeda dengan bunga bangkai yang besar dan kokoh. Namun kau tahu harumnya mawar takkan pernah terganti oleh bau menyengat dari bangkai.
Yang berarti bahwa jika kau benar dan tak melakukan kesalahan apapun, kau tak perlu menjelaskan kepada orang yang membencimu. Sebab ia pasti akan selalu mencari-cari kesalahan mu. Namun semesta tau bahwa dirimu tak seperti apa yang mereka tuduhkan.
Kwalitas Dirimu tergantung Karakter Mu
Kita memang berbeda aku introvert, kamu ekstrovert dan dia ambivert. Tak mengapa perbedaan tak selalu membuat kita untuk kehilangan kwalitas diri kita. Aku kamu dan dia memang unik kita bisa melakukan hal-hal baik dari versi diri kita sendiri, jangan pernah berusaha untuk menjadi orang lain. Cintai dirimu sendiri hargai ia, dengan begitu kau mampu mencintai dan menghargai aku, dia dan mereka dengan tulus. Karena kwalitas diri mu tak bergantung pada karakter mu ketika sedang berusaha menjadi orang lain.
Cukup Hati Kita yang Terluka Jangan Mereka
Siapa yang tahu dalamnya hati seseorang, bahkan diri kita sendiri pun tak kan pernah mampu untuk mengukur nya. Rasa sakit hati seseorang memang tak terlihat dan seberapa sakit nya kitapun tak pernah tahu. Oleh karena nya jangan buat hati seseorang terluka, cukup buat hati mu saja yang terluka. Bila kau tak sengaja melakukan nya, memohon maaf padanya adalah sikap yang wajib kamu lakukan dan berjanji pada dirimu sendiri bahwa kau tak akan pernah mau mengulangi nya lagi.
Menerima Keputusan dan Pendapat Orang lain dengan Lapang Dada
Jika kau, aku dan mereka mengalami situasi sulit yang mengharuskan kita untuk mengambil sebuah keputusan, maka aku tak berharap keputusan ku untuk didengar, aku lebih suka menghargai setiap keputusan mu atau mereka. Walaupun keputusan itu bukanlah yang aku inginkan, namun ku percaya setiap keputusan yang ada, sebelumnya telah diputuskan oleh sang Maha Kuasa. Lalu apalagi yang menghalangi ku untuk berlapang dada.
Melupakan Kesalahan Mereka terhadap Diri Kita
Sikap benci dendam dan amarah yang terus membuncah di dalam hati itu tak baik untuk kesehatan kita dan juga tak baik untuk masa depan kita. Maka jangan kau hancurkan kesehatan dan masa depan mu karena sikap buruk mereka yang hingga saat ini belum mampu untuk kau maafkan. Namun ketahuilah sesungguhnya memaafkan bukanlah persoalan untuk menerima perlakuan buruk seseorang, melainkan sikap yang mampu membuat hati kita merasa tenang dan damai. Maka tunggu apalagi, sudah maafkan saja kesalahan mereka untuk dirimu yang begitu berharga.
Bersikap Baik kepada Mereka yang Belum Bisa Baik
Terkadang seseorang suka melakukan kesalahan terhadap diri kita tanpa merasa bersalah. Oleh karena itu, ketahuilah bahwa sesungguhnya ia tak mengetahui bahwa ia telah melakukan sesuatu hal yang tak baik. Maka tugas kita adalah memberikan contoh yang baik dari sikap baik kita terhadap mereka yang belum bisa baik, agar kita bisa menjadi orang yang sama-sama baik.