
Tahukah kamu bahwa saat pertama kali berdirinya masjid Nabawi terdapat pohon kurma yang menjadi tiang penyangga, hingga suatu ketika para jemaah sholat jum’at di kejutkan oleh suara isak tangis di dalam masjid Nabawi, suara tangis Siapakah itu, apakah kamu sudah mengetahuinya?
Masjid Nabawi merupakan masjid pertama di kota Madinah dan masjid kedua umat Islam setelah Masjidil Haram di Mekah. Masjid ini terletak di samping rumah Rasulullah SAW. Dulu masjid Nabawi tidak semegah saat ini. Tiangnya dari batang pohon kurma dan atapnya dari daun kurma.
Salah satu tiang penyangga berasal dari pohon kurma yang masih hidup. Dan di batang pohon kurma itulah biasanya Rasulullah SAW bersandar ketika khutbah Jum’at. Namun Jum’at kali ini baginda Rasulullah SAW tidak lagi bersandar disana.
Rasulullah SAW memulai khutbahnya di atas mimbar pemberian dari seorang dermawan (orang yang memberikan sebagian harta nya kepada orang lain). Dengan khidmat para sahabat dan jama’ah sholat Jum’at mendengarkan khutbah beliau. Namun, tiba-tiba terdengar suara tangisan dari dalam masjid. Namun tak ada seorang pun yang mengetahui sumber suara nya.
Seketika Rasulullah SAW turun dari mimbar dan memeluk batang kayu yang menjadi tiang penyangga masjid Nabawi. Rupanya pohon kurma tersebut bersedih karena tidak dapat mendampingi Rasulullah SAW berkhotbah. Usai dipeluk pohon kurma pun berhenti menangis, lalu Rasulullah SAW berkata “sungguh jika pohon kurma ini tidak aku peluk niscaya ia akan menangis hingga hari kiamat”.
Sungguh luar biasa kecintaan pohon kurma terhadap baginda Rasulullah SAW. Aku sampai iri dibuat nya. Mungkinkah kamu merasa iri juga? Tulis komentar nya di bawah ya.
Terimakasih telah membaca hingga usai. Barakallah: semoga Allah SWT memberkahi mu